Kajian Doa Puasa Bagi Pertumbuhan Spiritual Di Jemaat GKII Tanjung Belimbing Kalimantan Utara

  • Alfrilionita Farah Sulfriyanti Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar
  • Leonard Sumule Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar
Keywords: Doa Puasa, Pertumbuhan, Spiritual

Abstract

Doa puasa adalah suatu hubungan yang dilakukan oleh orang Kristen untuk berkomunikasi kepada Tuhan dengan cara menyiapkan diri secara pribadi agar kita dapat menfokuskan tujuan untuk lebih dekat lagi dengan Tuhan. Karena dalam doa puasa membawa kita untuk berserah dan mengucap syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan. Doa puasa merupakan pertama, berdasarkan penelitian penulis, maka disadari bahwa doa dan puasa adalah komunikasi yang dilakukan antara orang percaya dengan Tuhan dan menfokuskan hati serta pikirannya kepada Tuhan dengan mampu menahan segala keinginan-keinginan daging.Kedua, dampak doa dan puasa merupakan salah satu bagian yang penting bagi orang Kristen yang perlu terus dilakukan di jemaat GKII Tanjung Belimbing. Ketiga, mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi oleh jemaat dalam melakukan doa puasa, maka jemaat perlu mampu melawan setiap tantangan-tantangan dalam melakukan doa puasa dengan meminta hikmat dari Roh Kudus. Keempat, fungsi seorang dari hamba Tuhan menolong dan memberikan motivasi kepada jemaat untuk terus giat melakukan doa puasa.Kelima, penting bagi orang Kristen melakukan doa dan puasa untuk pertumbuhan spiritual.

References

Anamofa,Jusuf Nikolas. “Studying Christian Spirituality.” Jurnal UNIERA 2 No. 2 (2013):144-151 Diakses 24 April 2018 http://journal.uniera.ac.id/pdf_repository/juniera54.BZ8msqCtCxIy8iYfYak1G9aB. pdf.
Bambarehi, Rosyanthi Ferayanthi & Ivone Bonyadone Palar. “Formasi Rohani Seorang Pelayan Anak Dalam Penunjang Efektivitas Pelayanan”. Jurnal Jaffray 9, No. 2 (2011): 07-15. Diakses 20 Februari 2018.https://googleweblight.com/i?u=http://www.neliti.com/id/publication s/13741/formasi-rohani-seorang-pelayan-anak-dalam-menunjang efektivitaspelayanan&hl=id-ID.
Bartlett, David L. Pelayanan Dalam Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.
Brill, J. Wesley. Doa-Doa Dalam Perjanjian Lama.Bandung: Kalam Hidup, 2005.
Brake, Andrew. Spiritual Formation: Menjadi Serupa Dengan Kristus. Bandung: Kalam Hidup, 2014.
Bullock, Hassell. Kitab Nabi-Nabi Perjanjian Lama. Malang: Gandung Mas, 2009.
Collins, Michael & Matthew A. Price. The Story Of Christianity. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2010.
Djadi, Jermia. “Spiritualitas Seorang Pelayan Tuhan.” Jurnal Jaffray 10, No. 1 (2012): 110-117 Diakses 20 Februari 2018. http://www.academia.edu/7737384/Jurnal_Jermia_Djadi_6
Edwars, Jonathan. Pengalaman Rohani Sejati. Malang: Penerbit Momentum, 2011.
Foster, J. Richard. Tertib Rohani: Sudahkah Anda Menapakinya? Malang: Gandum Mas 1990.
Gondowijoyo, J. H. Membangun Keintiman dengan Bapa.Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2011.
Hadiwijono, Harun. Pasrah Dalam Doa. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina,1986.
Hartono, Chris. “Spiritualitas Calvinis.” Jurnal Duta Wacana 30 No.2 (2006): 1-10. Diakses 23 April 2018,http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gema/article/view/84/77.
Henry, Matthew. Tafsiran Matthew Henry: Injil Matius 1-14. Surabaya: Momentum, 2007.
Hull, Bill. Panduan Lengkap Pemuridan: Menjadidan Menjadikan Murid Kristus. Yogyakarta: Yayasan Gloria, 2014.
Idu, Emmanuel. Radikal Untuk Tuhan. Jakarta: Harvest Publication House Divisi dari Yayasan Pelayanan Tuaian Indoensia, 2000.
Karman, Yonky. Bunga Rampai Teologi Perjanjian Lama: Dari Kanon Sampai Doa. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
Laukapitang, Yunus. Materi Penyelidikan Alkitab Doa dan Puasa. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2017.
Mutak, Alfius Areng. “Spiritualitas Kristen Dan Krisis Finansial Global.” Jurnal Theologia Aletheia 11 No. 20 (2009): 21-39 Diakses 24 April 2018, http://sttaletheia.ac.id/wp-content/uploads/2012/08/spritualitas-kristen-dan-krisis.pdf.
Moore, T. M. Disiplin Anugerah. Malang: Literatur SAAT, 2004.
Paterson, Robert M. Tafsiran Alkitab Kitab Imamat. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994.
Pfeiffer, Charles F. & Everett F. Harrison. Tafsiran Alkitab Wycliffe Vol.1. Malang: Gandum Mas, 2004.
Prince, Derek. Doa Dan Puasa Menentukan Masa Depan. Jakarta: Yayasan Pekabaran Injil “Immanuel”, 1995.
Roberts,G. Ajarlah Kami Berdoa. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.
Rowley, H. H. Ibadat Israel Kuno. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.
Sanders, Oswal. Kepemimpinan Rohani. Bandung: Kalam Hidup, 2005.
Scazzero, Peter. Emotionally Healthy Spirituality. Surabaya: Literatur Perkantas, 2014.
Singa rimbun, Masri & Sofian Effendi. Metode Penelitian Survai. Jakarta: IKAPI, 1982.
Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: ALFABETA, 2014.
Sumadikarya, Kuntadi. Selusur Spiritual. Jakarta: Binawarga, 2007.
Sumanto. Metodologi Penelitian Sosial & Pendidikan. Yogyakarta: ANDI, 1990.
Susanto, Hasan. Perjanjian Bari Interlinear Yunani Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru Jilid II. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2002.
Tong, Stephen. Roh Kudus, Doa dan Kebangunan. Surabaya: Momentum, 2006.
Tozer, A. W. Jalan Menuju Kuasa Rohani. Bandung: Kalam Hidup, 2007.
Tu’u, Tulus. Pemimpin Kristen Yang Berhasil.Bandung: Bina Media Informasi, 2010.
Whitney, Donald S. Disiplin Rohani: 10 Pilar Penopang Kehidupan Orang Kristen. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 1994.
Wijanarko, Jarot & Toto Hadiriyanto. Roh Sukacita: Serial Pujian Penyembahan. Jakarta: Suara Pemulihan, 2015.
Wijaya, Hengki (ed.). Metodologi Penelitian Pendidikan Teologi. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2016.
Winarno, S. Dasar Dan Teknik Research. Bandung: Tarsitu, 1978.
Yusuf, A. Muri. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Penerbit Kencana, 2017.
Published
2019-02-12