Pengajaran Teologi Tentang Perilaku Perempuan Dalam Ibadah Jemaat Menurut 1 Timotius 2:1-15 Dan Implemenasinya Bagi Kehidupan Orang Percaya Masa Kini

  • Sarah Citra Eunike Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar
  • Yunus D. A. Laukapitang Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar
Keywords: Perempuan, Pakaian, Perilaku, Penyembahan, 1 Timotius 2:1-15

Abstract

Tujuan penulisan ini ialah untuk menganalisis pengajaran teologis tentang perilaku perempuan dalam ibadah jemaat berdasarkan 1 Timotius 2:9-15. Adapun metode yang digunakan penulis dalam karya ilmiah ini ialah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan prinsip-prinsip hermeneutik melalui pendekatan eksegesis ayat yang terkandung dalam surat 1 Timotius 2:1-15. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, perempuan yang mengenal Allah harus dapat mempermuliakan Tuhan dalam seluruh aspek kehidupannya. Seluruh aspek hidup seseorang adalah sebuah penyembahan yang dapat diberikan kepada Tuhan untuk mempermuliakan nama-Nya. Kedua, penyembah yang benar adalah penyembah yang memuliakan Tuhan dengan seluruh aspek kehidupannya terutama dengan sikap hati yang benar, dan menyatakannya melalui menggunakan pakaian pantas dan sopan sehingga dapat memancarkan kemuliaan Kristus, dan bukan kepentingan diri sendiri hanya demi menjadi sorotan orang lain. Ketiga, pakaian yang dikenakan seseorang akan mencerminkan siapa dirinya. Perempuan Kristen harus menggunakan pakaian yang sopan dan menunjukkan penghormatann kepada orang lain, sehingga pakaian dan perhiasan yang digunakan tidak menjadi batu sandungan dan dapat menjadi berkat bagi orang lain yang melihatnya. Jadi, perempuan yang takut akan Tuhan haruslah menjadi kesaksian Injil dari cara berpakaian dan berdandan yang sepantasnya dan dengan kelakuannya. Keempat, perempuan memiliki kedudukan yang sama dengan laki-laki sehingga perempuan juga dapat melayani dalam ibadah jemaat bahkan dapat menjadi seorang pemimpin (gembala). Tetapi, di dalam rumah tangganya seorang harus tetap tunduk kepada suaminya yang menjadi kepala dalam rumah tangga sebagai teladan Kristus yang mencerminkan karakteristik Kristus baik di dalam jemaat maupun di dalam kehidupan rumah tangga.

References

Barnard, Malcolm. Fashion sebagai Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra, 2011.
Berry, George Ricker. The Interlinear Greek-English New Testament. Michigan: Zondervan Publishing House, 1977.
Blaiklock, E. M. Surat-surat Penggembalaan. Malang: Gandum Mas, 1981.
Brill, Wesley. Tafsiran Surat Timotius dan Titus. Bandung: Kalam Hidup, 1978.
Budiman, R. Tafsiran Alkitab: Surat 1 & 2 Timotius dan Titus – Surat-surat Pastoral. Jakarta: Gunung Mulia, 2015.
Carson, D. A., Douglas J. Moo. An Introduction To The New Testament. Malang: Gandum Mas, 2016.
Carson, D. A., R. T. France J. A. Motyer & G. J. Wenham. Tafsiran Alkitab Abad ke-21. Jakarta: Yayasan Bina Kasih, 2017.
Chapman, Adina. Pengantar Perjanjian Baru. Bandung: Kalam Hidup, 2014.
Crossley, Robert. Tritunggal yang Esa. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1983.
CSA, Bergant Dianne, and Robert J. Karris, OFM. Alkitab Perjanjian Baru. Yogyakarta: Penerbit Kansius, 2002.
Djadi, Jermia. “Pengajaran Tentang Ibadah Berdasarkan Surat Ibrani 10:19-25 dan Implementasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya Pada Masa Kini.” Jurnal Jaffray 2, no 1 (April 2003):37-66.
Douglas, J. D. (Ed). Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1995.
Douglas, J. D., Dkk. Tafsiran Alkitab Masa Kini Edisi 3. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1990.
Drane, John. Memahami Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Duyverman, M. E. Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1990.
Elwell, Walter A. Analisa Topikal Terhadap Alkitab. Malang: Departemen Literature SAAT, 2003.
Gering, Howard M. Analisa Alkitab. Jakarta: Yayasan Pekabaran Injil Immanuel, 1992.
Hakh, Samuel Benyamin. Perjanjian Baru. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.
Haubeck, Drewes Wilfrid B. F., Heinrich Von Siebenthal. Kunci Bahasa Yunani Perjanjian Baru Surat Roma Hingga Kitab Wahyu. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.
Hiebert, Edmond D. First Timothy. Chicago: Moody Press, 1957.
Johnston, Philip. IVP Introduction to the Bible: Pengantar untuk Mengenal Alkitab. Bandung: Kalam Hidup, 2011.
King, Philip J., Lawrence E. Stager. Kehidupan Orang Israel Alkitabiah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.
MacArthur, John. Prioritas Utama dalam Penyembahan. Bandung: Kalam Hidup, 2001.
Mahaney, C. J., Craig Cabaniss. Worldliness. Bandung: Pionir Jaya, 2011.
Mounce, William D. Basics Of Biblical Greek. Malang: Literatur SAAT, 2011.
Nicholson, R. Buku Pegangan Pemimpin Kelompok Kecil. Jakarta: Perkantas, 1986.
Niftrik, Van G. C., B. J. Boland. Dogmatika Masakini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1953.
Packer, J. I., Merrill C. Tenney, and William White, Jr. Ensiklopedi Fakta Alkitab Bible Almanac 2. Malang: Gandum Mas, 2001.
Palit, Mikel Dolfy. “Tantangan Postmodern Bagi Gereja Masa Kini.” Jurnal Teologi Borneo 1, no. 1 (Maret 2014):28-45.
Pfeiffer, Charles F., and Everett F. Harrison. The Wycliffe Bible Commentary. Malang: Gandum Mas, 2013.
Ryken, Philip Graham. 1 Timothy. United States of America: Phillipsburg, 2007.
Schafer, Ruth. Belajar Bahasa Yunani Koine. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.
Senduk, H. L. Kuasa Doa. Jakarta: Yayasan Penerbitan Bethel, 1985.
Setiawan, John dan Ajat Sudrajat. “Pemikiran Postmodernisme dan Pandangannya Terhadap Ilmu Pengetahuan.” Jurnal Filsafat 28, no. 1 (Februari 2018):26-46
Sheets, Dutch. Doa Syafaat. Jakarta: YPI Imanuel, 1999.
Simmons, Brian. Surat-surat dari Surga. Jakarta: Light Publishing, 2018.
Stott, John. Isu-isu Global. Jakarta: Yayasan Bina Kasih, 2012.
Suawa, Ferdinan. K. Memahami Gramatika dasar Bahasa Yunani Koine. Bandung: Kalam Hidup, 2009.
Sutanto, Hasan. Hermeneutik: Prinsip dan Metode Penafsiran Alkitab. Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1986.
Sykes, Philip F., and Robert H. Sykes. Timothy and Titus. Canada: Everyday Publications Inc, 1986.
Tenney, Merril C. Survei Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 1993.
Vincent, M. R. Word Studies. Wilmington, Delaware: Associated Publishers and Authors, 1886.
Wiersbe, Warren B. Setia di Dalam Kristus. Bandung: Kalam Hidup, 2000.
Wijaya, Hengki. “Kajian Teologis Tentang Penyembahan Berdasarkan Injil Yohanes 4:24.” Jurnal Jaffray 13, no. 1 (April 2015):77-96.
______. Analisis Data Kualitatif. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2018.
Zuck, Roy B. Hermeneutika. Malang: Gandum Mas, 2014.
Published
2019-02-12